Ganjar-Yasin Akan Bergantian Jadi Juru Kampanye

Solo – Peraturan Pemerintah memperbolehkan kepala daerah menjadi juru kampanye dalam Pilpres 2019. Terkait dengan hal tersebut, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menyatakan masih belum mendapatkan instruksi dari internal partai. “Juru kampanye belum, nanti nunggu dari atas dulu,” kata Gus Yasin usai menghadiri gelaran Kreatif Anak Sekolah Solo (Kreasso) di Benteng Vastenburg, Solo, Kamis malam (13/9/2018).

PP nomor 32 tahun 2018 mengatur bahwa kepala daerah hanya diperbolehkan cuti sehari dalam sepekan. Menurutnya waktu tersebut sudah cukup untuk ikut berkampanye. “Sehari cukup. Nanti gantian sama Pak Ganjar. Enggak bareng, masak semua izin ninggalin pekerjaan,” ujar Taj Yasin.

Ditanya soal bakal Cawapres Sandiaga Uno yang tak setuju kepala daerah jadi juru kampanye, Yasin tak sepakat. Menurut Taj Yasin, kepala daerah memiliki hak menjadi juru kampanye. “Yang penting tidak pakai fasilitas negara,” pungkasnya.

Sementara itu Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo yang juga menemani Gus Yasin tadi malam, mengatakan hal senada. Kepala daerah yang ikut kampanye tak perlu dipermasalahkan. “Yang penting cuti, tidak pakai fasilitas negara. Boleh saja,” kata Ketua DPC PDIP Surakarta itu.

Sama seperti Ganjar-Yasin, Rudy nanti berjanji akan berbagi tugas dengan Wakil Wali Kota Surakarta, Achmad Purnomo untuk kampanye maupun menjalankan tugas pemerintahan. “Nanti kita gantian saja. Tapi itu nanti. Ini pementuan nomor aja belum,” pungkasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*