Dari ‘Galah’ Hingga ‘Melenting’, Ini Makna Istilah-istilah Filosofis Korea Komandan Pacul

korea
Foto: Komandan Bambang Pacul.

Komandan Bambang Pacul, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, sering mengemukakan konsep “Mentalitet Korea” yang mengacu pada semangat kejuangan dan daya tahan orang-orang dari kalangan bawah. Istilah “korea” ini juga relevan kepada mereka yang selalu berupaya mencapai lapisan sosial yang lebih tinggi dengan lompatan signifikan, dan terus bergerak menuju peningkatan status sosial.

Dalam setiap penyampaiannya mengenai “Mentalitet Korea”, Bambang Pacul acap kali menyebutkan istilah-istilah lain yang erat kaitannya dengan seorang korea tersebut. Mulai dari ‘galah’, ‘melenting’, dan lain sebagainya yang sarat akan makna kias dan filosofis.

Foto: Komandan Bambang Pacul.

Penggunaan istilah “galah” mengacu suatu hal yang dibutuhkan oleh seorang korea untuk bisa “melenting”. “Galah” disini dapat bermakna mentor yang dapat membantu mempercepat kemajuan seorang korea. Terdapat tiga prinsip dalam mencari dan menggunakan galah: Asah (mencari informasi), Asih (mendengarkan dengan penuh perhatian), dan Asuh (saling membimbing dan mendukung).

Selanjutnya, “Melenting”. Konsep ini menggambarkan usaha keras orang-orang untuk keluar dari kemiskinan dan mencapai tingkat sosial yang lebih tinggi. Seorang “Korea” harus memiliki kehendak subjektif yang kuat untuk mengubah nasib mereka dan melenting ke atas.

Kemudian terdapat istilah “Kerendahan Hati” dan “3S”. Di awal perjalanan, seorang “korea” harus bersikap rendah hati dan menggunakan prinsip 3S (Senyum, Sapa, Salam) untuk membangun hubungan dan bertahan dari segala hinaan dan rintangan yang dihadapi.

Bambang Pacul menekankan bahwa seorang “korea” sejati harus selalu memiliki tujuan hidup yang jelas dan memelihara niat atau nawaitu mereka dengan sungguh-sungguh. Ini adalah kunci untuk memiliki kehendak subjektif yang kuat, yang akan memandu mereka dalam mencapai tujuan tersebut.

Tim Editor

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*